Iklan
jump to navigation

Cara Menghitung kecepatan Rata-Rata Piston (sumberdaya energi – 7) Oktober 24, 2013

Posted by cicakkreatip.com in Tips Motor.
Tags: ,
trackback

GambarAkhirnya jumpa lagi dalam acara belajar bersama ini… hem penasar kira kira apa materi kita hari ini…? Okedah kalau pada penasaran, monggo disimak baik-baik yo… Eits sebelum baca materi hari ini, sediain dulu kopinya..hehehe 😀

Sebelumnya masih ingat materi yang kangbro berikan kemarin…? Kira kira sudah samapi mana hayo…? Hemm betul materi pembahasan kita masih sampai sumber daya energi, dimana pengetahuan dasar yang harus kita ketahui sebelum belajar yang lebih menantang lagi. kalau pingin melihat ulang mengenai materi sebelumnya…ni kangbro kasih linknya :

  1. Lihat Pembahasan pertama
  2. Lihat Pembahasan ke dua
  3. Lihat Pembahasan ke tiga
  4. Lihat Pembahasan ke empat
  5. Lihat Pembahasan ke lima
  6. Lihat Pembahasan ke enam

Kalu sudah paham semua mengenai pembahasn kemarin, monggo kita lakukan pembahasan selanjutnya..

Nah kali ini yang akan dibahas pada pertemuan hari ini adalah masalah pergerakan piston didalam silinder, dimana yang kita tau saat mesin bekerja, maka piston juga akan bergerak naik turun menuju TMA ke TMB, kejadian tersebut akan berjalan berulang ulang dengan catatan mesin dalam kondisi nyala.

Nah bro dan sis semua, sebenarnya dari pergerakan pison yang terjadi di dalam silinder tersebut bisa di hitung loh untuk kecepatannya, yup dimana kecepatan piston dilihat dari nilai kecepatan rata rata dari masing masing putaran mesin (RPM). Tapi sebelumnya perlu diketahui bahwa pergerakan piston dari TMB menuju TMA itu memiliki kecepatan piston yang berbeda beda loh.. dimana kecepatan piston terendah (paling lambat) terjadi ketika piston berada di TMA dan TMB, sedangkan untuk kecepatan pisto yang tertinggi berada di antara TMA dan TMB alias di tengah silinder / pertengahan langkah. (klik disini untuk mempelajari TMA dan TMB)

Ok langsung saja kita menuju rumus untuk mengitung kecepatan piston :

Rumus :

V = 2LN = LN

        60      30

Ket :

V = kecepatan piston rata-rata

L = langkah (m)

N = putaran mesin (rpm)

Contoh :

Sebuah mesin memiliki panjang langkah 58mm dan diameter silinder 70mm dinyalakan pada 1600 rpm, berapakah kecepatan  rata-rata piston..?

Jawab :

Diket :

L = 58mm (jadikan meter)

N = 1600 rpm

V = LxN

        30

V = 0.058m x 1600 rpm

                   30

V = 3.093 m/det

Nah nah… jadi motor dengan langkah 58mm ketika mesinnya dinyalakan  1600rpm ternyata piston memiliki kecepatan rata-rata 30.93 m/detik. Waw cepet amet yo hehehe.. 😀 , bayangkan kalau rpm mesinnya seperti motor yang berlaga di MotoGP, berapa kira kira kecepatan rata-rata…? Joz pasti 😀

Bagi yang kurang jelas monggo ditanyakan, atau bagi suhu-suhu enginers lainnya yang merasa penjelasan ini kurang, mohon ditambai sendiri, anggap saja rumah sendiri..heheh 😀

baca pembahasan selanjutnya.. I baca pembahasan sebelumnya..

(cicak kreatip.com I By: Abd.Majid)

Anak bangsa yang peduli akan kecerdasan bangsa.

Iklan

Komentar»

1. Cara Menghitung Perbandingan Compresi & Penjelasan Mengenai Angka Oktan BBM ( Sumebr Daya Energi – 6 ) | cicak kreatip - Oktober 24, 2013

[…] baca pembahasan selanjutnya.. I baca pembahsan sebelumnya.. […]

2. potretbikers - Oktober 24, 2013

nice info 😀

cicak kreatip.com - Oktober 24, 2013

thanks bro.. 😀

3. genbuz - Oktober 24, 2013

uedan… Kuenceng amat kang Bro, malah baru tahu aku, dulu di stm ngga pernah di singgung, apa pas aku ngga masuk ya (dulu sering bolos)… Hehe

cicak kreatip.com - Oktober 24, 2013

hehehe,,, ea bro, kenceng, padahal yang kanbro hitung itu rpm mesin saat masih stasioner, apalagi kalau udah top speed, hemm kalau dilihat pakai mata pasti ngak kelihatan pergerakannya heheh 😀

genbuz - Oktober 24, 2013

iya kang Bro, jadi ngga tega nih kalo naik motor maen betot sekarep wudel… Hehe…
semakin hari pelajaran nya makin top banget kang Bro… Lanjutkan…!!!

faisal - November 5, 2013

Jid, makasih materinya,
Norjo semakin pnter ki,

cicak kreatip.com - Desember 24, 2013

wkwkw sama sama je.. 😀

4. Mas Sayur - Oktober 24, 2013

waduh…rumuse ki lo… nggarahi mumet… 😳

tapi bisa di mengerti koq…
sipp .,mas bro…

http://indomototalk.com/2013/10/24/motor-petani-nggak-ada-yang-tertarik-lagikah/

cicak kreatip.com - Oktober 24, 2013

hahaha.. 😀 , thanks mazbro… sarapan rumus, minumnya kopi..behhhh tambah mumet sira 😀

5. ipanase - Oktober 24, 2013

bayangken 18.000 rpm saja 😀

cicak kreatip.com - Oktober 24, 2013

beh jadi 348 m/det .. mantepppppp

ipanase - Oktober 24, 2013

pas langkah tengah2, silinder kop dibuka , jadilah PELURU

cicak kreatip.com - Oktober 24, 2013

hahahaha…. hemm bisa jadi bisa jadi bro huhhaha 😀

ipanase - Oktober 24, 2013

wkwkwwwwwwwwwwwwwwwww, duar, kena peluru besar

cicak kreatip.com - Oktober 24, 2013

hahaha..hahahaha hemmmmm 😀

6. Ferboes Richardson - Oktober 24, 2013
cicak kreatip.com - Oktober 25, 2013

huahahahahah hemmm, pakai rumus apayo… ? hihihi 😀

7. HRS - Oktober 24, 2013

Jangan dikunyah ini batu lhoo… rontok nanti gigi sampean.
koreksi dulu benar pa salah

L = 58mm (jadikan meter)

N = 1600 rpm

V = LxN

30

V = 0.58m x 1600 rpm

30

V = 30.93 m/det
=================================================

masshar2000 - Oktober 24, 2013

jawabannya bener massbro 30,93 m/det….cuman perhitungan ke meternya yg salah nulis…coba dihitung ulang deh…

cicak kreatip.com - Oktober 25, 2013

jozzzz mazbro.. ini yangdinamakan belajar bersama , yakni saling membenahi.. ok kangbro tadi salah ngubah mm ke m ( 58mm jadi 0.058m ) sieeppp thank bro , jossss 😀

8. kanglondo - Oktober 24, 2013

ha hay, ganmbar e sing ndhuwur ra nguati bro …. nice info

cicak kreatip.com - Oktober 25, 2013

hihihihi…berrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr 😀

9. fncounter - Oktober 24, 2013

kasihan juga si mesin, rider mung betot gas doang…

cicak kreatip.com - Oktober 25, 2013

heheheheh 😀

10. wongndeso94 - Oktober 24, 2013

Sak mono umpama kecepatane sepeda kiro” seng nyetir jek utuh gak? Hehehe.

cicak kreatip.com - Oktober 25, 2013

hahahahhaha .. bablas bro 😀

11. orong-orong - Oktober 25, 2013
cicak kreatip.com - Oktober 25, 2013

waduh…. diatas rata rata bro ..hehehe 😀

12. Pengertian Torsi / Torque (sumberdaya energi – 8) | cicak kreatip - Oktober 26, 2013

[…] baca pembahasan selanjutnya.. I baca pembahasan sebelumnya […]

13. faisal - November 5, 2013

Ok,, makasih

14. ari - Desember 24, 2013

berapa m/detik apabila 9.3 rpm

15. ibrahim - April 17, 2014

info y bermanfaat….tulis lg dong artikel yg lain y yg brhubungn dgn mesin

16. doy - Oktober 21, 2014

mantep kang bro, update lagi artikel nya donk kangbro biar lebih muanteeep … thnxs kangbro!!

cicak kreatip.com - Oktober 21, 2014

sipppp….maturnuhon 😀 pasti saya update kok heheh 😀

17. risman muhamad azzam - Oktober 19, 2015

Nii saya pnya permasalahn tentang mekanika fluida. Mohon banyuannya ya bro
1. Proses udara masuk dalm proses kerja torak dlm posisi 1.2.3 dan 4. Dan.meng hitung diameter torak jika d ketahui putaran torak dan dayanya
2. Perhitungan.mekanis torak dan kelengkapannya.??

18. all - Maret 25, 2016

selamat pagi gan,
mengenai hasil perhitungan untuk hasil V = 3.093m/detik.
dibacanya 3.093meter , atau mili meter.
thanks

19. elbianto - Juli 20, 2017

Sirae mumet, tetap semangat…lanjut


tulis komentar anda dibawah ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: